(Lapmi-Pwt), Sabtu 09 Juli 2011 menjadi hari sejarah baru bagi HMI secara umum dan HMI Inbagteng pada khususnya. Bertempat di sekretariat HMI Cabang Semarang, perwakilan pengurus cabang HMI se-Inbagteng kembali bergeliat merumuskan agenda HMI ke depan. Forum silatturahmi HMI se-Inbagteng kali ini dihadiri oleh perwakilan pengurus HMI Cabang Yogyakarta, HMI Cabang Sleman, HMI Cabang Semarang, HMI Cabang Wonosobo, dan HMI Cabang Purwokerto.

Aziz, ketua umum demisioner HMI cabang Wonosobo mengatakan, “Mengingat rekomendasi kongres ke-28 kemarin yang salah satunya adalah kejelasan status HMI badko Inbagteng, maka sebaiknya kita tindaklanjuti saja, butuh Musbadko secepatnya, kalau perlu Musbadkolub”. Perdebatan mengenai mekanisme menuju Musbadko atau Musbadkolub berlangsung cukup alot, sampai ba’da maghrib tiba forum ini belum mencapai kesepakatan. Usai pending sholat maghrib barulah forum ini mencapai kesepakatan yakni merokemendasikan pengurus masing-masing cabang se-Inbagteng agar membuat surat permohonan agenda Musbadko HMI Inbagteng, yang ditujukan langsung kepada PB HMI kepengurusan Alto.
Kesepakatan-pun telah dihasilkan, Sekitar Pukul 19.26 WIB forum ini ditutup, kemudian dilanjutkan dengan agenda makan malam bersama di sekretariat HMI Cabang Semarang, dan masing-masing utusan cabang yang hadir saling sharing kondisi internal, termasuk agenda-agenda terdekat masing-masing cabang [Tno].